Mengenal sekolah Islam di Eindhoven: Tarieq Ibnoe Ziyad

Tarieq Ibnoe Ziyad
Sekolah Tarieq Ibnoe Ziyad (sumber: www.tarieq.nl)

1. Info singkat 

Tarieq Ibnoe Ziyad merupakan satu-satunya sekolah dasar (basisschool) yang berlandaskan nilai-nilai Islam yang berada di Eindhoven. Sekolah ini berlokasi di Frankrijksraat 79 (peta), berdekatan dengan masjid Al-Fourqaan.

Sekolah yang sudah ada selama 25 tahun ini didirikan dengan tujuan agar anak-anak tidak hanya mendapatkan pendidikan yang optimal dalam berbagai aspek perkembangan, yakni dalam bidang pengetahuan, sosial, emosional, sensori, fisik, kreatifitas dan kemandirian, tetapi juga mendapatkan pendidikan Islam yang memadai. Sekolah ini menggunakan bahasa Belanda sebagai bahasa pengantar dalam kegiatan pembelajaran di sekolah. 

Dalam hal sarana dan prasarana, Tarieq Ibnoe Ziyad menyediakan ruang sholat sebagai fasilitas bagi siswa agar dapat leluasa beribadah. Begitu juga dengan akvitas akademik yang disesuaikan dengan kegiatan ibadah sholat Jumat. Pada hari jumat, jam operasional sekolah berlangsung dari jam 08.15 hingga jam 12 siang. Dengan demikian, siswa dapat dengan mudah menjalankan ibadah sholat Jumat. 

Kegiatan belajar di Tarieq Ibnoe Ziyad
Kegiatan belajar di Tarieq Ibnoe Ziyad (sumber: www.tarieq.nl)

2. Siapa saja yang bersekolah disini dan bagaimana bila ingin bersekolah disini?

Pemerintah Belanda mewajibkan anak-anak yang sudah berusia 4 tahun untuk mengenyam pendidikan dasar di sekolah. Pendidikan dasar dimulai dari usia 4 tahun yang terbagi menjadi grup 1 hingga grup 8 dan berlangsung hingga 8 tahun. Pada tahun terakhir sekolah (grup 8), siswa mengikuti tes untuk melanjutkan sekolah ke jenjang berikutnya (setara sekolah menengah). Tarieq Ibnu Ziyad memiliki 14 grup yang dibagi berdasarkan usia siswa.

Sebagian besar siswa yang bersekolah di Tarieq Ibnoe Ziyad berasal dari berbagai negara dimana penduduknya mayoritas memeluk agama Islam. Orang tua menyekolahkan putra dan putrinya di sekolah ini dengan tujuan agar anak-anak mendapatkan pendidikan Islam dimanapun mereka berada. 

Mengenai biaya sekolah, orangtua tidak perlu mengkhawatirkan berapa biaya yang dibutuhkan. Sebagai basisschool yang difasilitasi oleh Pemerintah Belanda, sekolah ini tidak memungut biaya. Akan tetapi, orang tua biasanya memberikan kontribusi kecil untuk menunjang kegiatan diluar sekolah. Kemudahan lain yang dimiliki sistem pendidikan di Belanda adalah tidak ada tes khusus (ujian masuk) saat anak masuk SD. Anak-anak tidak diwajibkan untuk mengenal huruf dan angka serta menguasai bahasa Belanda sebelum masuk sekolah*. Menurut pihak sekolah, hal ini dikarenakan anak-anak mampu belajar dan menyerap informasi di sekelilingnya dengan cepat sehingga nantinya dapat mengikuti proses pembelajaran dengan baik di sekolah. 
Jika tertarik ingin mendaftarkan putra putri bersekolah di Tarieq Ibnu Ziyad, orang tua dapat mengunjungi tautan ini dan mengisi formulir pendaftaran. 

3. Kurikulum dan nilai Islam yang diajarkan 

Pelajaran agama diberikan setiap minggu dengan durasi 30-90 menit dan diberikan oleh guru agama yang berpengalaman. Konten pelajaran didasarkan pada Al-Qur’an dan Sunnah. Pelajaran agama untuk grup 3 hingga 8 diberikan dengan menggunakan metode ‘Al Amana’ (continuous learning). Beberapa tema yang diberikan tiap tahun adalah sebagai berikut: Akidah, Sholat, Sejarah Nabi Muhammad SAW, Bulan suci Ramadhan dan Haji. Sedangkan bagi grup 1 dan grup 2, tema disesuaikan dengan tingkat pemahaman anak dengan menggabungkan metode ‘Al Amana’ dan ‘Long Live Islam’. Melalui metode ini siswa dapat memiliki pengetahuan dasar mengenai agama Islam. Selain itu, untuk amalan yaumiah seperti mengerjakan sholat zuhur di sekolah, belajar mengaji, hafalan Al-Qur’an belum diajarkan untuk grup 1 atau 2 (usia 4-5 tahun). Sekolah lebih memfokuskan pada perilaku sehari-hari seperti disiplin, saling menolong dan mendahulukan orang lain**. 

Terkait dengan kurikulum pelajaran agama Islam, sekolah lebih banyak menitikberatkan pada pemahaman dan aplikasi sholat dalam keseharian siswa. Siswa belajar dari usia dini bagaimana melakukan sholat. Selanjutnya secara bertahap mempelajari situasi, kewajiban dan hal-hal yang tidak diperbolehkan ketika sholat. Seperti misalnya tema sholat yang dibagi menjadi beberapa program yang disesuaikan dengan tingkatan grup siswa. 

Grup 1-2 : Pengenalan mengenai sholat 

Grup 3 : Mulai mempelajari gerakan sholat secara langsung 

Grup 4 : Mempelajari dan mempraktikkan sholat

Grup 5 - 8 : Melakukan sholat di sekolah secara rutin

 

(*) lihat informasi lengkap pada http://hafizatulismi.com/2016/11/mencari-sekolah-yaqdzan-di-belanda/.

(**) lihat informasi lengkap pada http://hafizatulismi.com/2016/12/bagaimana-budaya-sekolah-di-belanda/.